Minggu, 26 Maret 2017

Begini Awal Mula Kejadian Pramuka di Tangerang Makan di Atas Tanah


 Begini Awal Mula Kejadian Pramuka di Tangerang Makan di Atas Tanah

Kejadian anggota Pramuka makan di atas tanah yang viral di media sosial diketahui terjadi di Tangerang. Begini awal mula kejadian tersebut.

Wajid Nuad, Humas dari Kwarda Banten menjelaskan, kejadian itu terjadi saat kegiatan pengkaderan dan pelantikan anggota Baru Saka Wira Kartika di Kronjo pada tanggal 17-19 Maret 2017 lalu.

Saat ada jeda makan siang, para anggota Pramuka diminta untuk makan siang bersama di luar tenda. Namun ternyata ada sejumlah anggota yang diam-diam makan di dalam tenda.

"Makanan di tenda belum selesai itu akhirnya dikumpulin sama panitia Kakak pembina. Digelar di lapangan itu," kata Wajid Nuad , Minggu (26/3/2017).

Wajid mengatakan sanksi itu dilakukan sebagai bentuk hukuman yang diberikan kepada peserta yang tidak kompak karena pelanggaran disiplin jam Ishoma yang tidak sesuai jadwal. Makanan yang disajikan di lapangan hanya sebagian kecil dan tidak dimakan kecuali yang sudah disiapkan di tenda.

"Menurut teman-teman (Kwarcab) di Tangerang itu nggak dimakan. Itu semacam dikasih sanksi waktu makan di waktu Ishoma itu," kata Wajid.

Meski itu merupakan sanksi, Wajid tetap tidak membenarkannya. Menurut Wajid, Kwarda Banten sendiri tidak membenarkan dengan adanya sanksi makan di atas tanah.

Kwarda Banten meminta kepada Kwarcab Tangerang agar melakukan pembinaan lebih lanjut kepada pembina pelaksana kegiatan.

"Melalui Kwarcab Tangerang, agar yang melakukan itu semacam dievalusi dalam pembinaan selanjutnya agar mengikuti pembinaan lanjutan," tutur Wajid.

Foto mengenai kejadian ini lantas viral di media sosial. Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Ahdyaksa Dault mengecam keras kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu tidak mencerminkan aktivitas dan nilai-nilai Pramuka


hobiqq.poker

Ketika Djarot dan Istri Bawakan Lagu 'Pandangan Pertama' di Hadapan Ahok


Ketika Djarot dan Istri Bawakan Lagu 'Pandangan Pertama' di Hadapan Ahok

HOBIQQ, JAKARTA - Sabtu (25/3/2017) malam, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat beserta istri, Happy Farida tampil dalam program D'Academy 4.

Pantauan HOBIQQ, tepuk tangan penonton langsung terdengar saat Djarot dan sang istri Happy menaiki panggung megah D'Academy.

Djarot yang mengenakan pakaian batik coklat corak merah tampak menggandeng sang istri yang mengenakan dress kuning dibalut blezer hijau motif.

Tampak hadir pula Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menjadi juri bersama Iis Dahlia, Inul Daratista, Beniqno, Rita Sugiharto.

Djarot dan istri kompak membawakan lagu ciptaan almarhum A Rafiq berjudul 'pandangan pertama'.
Saat lantunan musik dangdut dan suara calon wakil gubernur nomer urut 2ini terdengar diruang studio, para penonton langsung berjoget mengikuti lantunan musik.

Tampak Ahok pun menikmati lantunan lagu yang dibawakan pasangannya dalam pencalonan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017-2022 mendatang.

Meski duduk dibangku Juri, Ahok tampak berjoget mengikuti lantunan lagu yang dibawakan Djarot.
Sambil mengangkat jempol, calon gubenur ini berjoget sambil sesekali menebar senyum kepada para penonton.

Usai bernyanyi, Djarot dan istri mendapat tepuk tangan meriah dari para penonton tak terkecuali Ahok.


hobiqq.poker

Sabtu, 25 Maret 2017

7 Misteri Masa Lalu di Indonesia yang Belum Terpecahkan Hingga Saat Ini


Indonesia dikenal dunia sebagai negara kepulauan, selain banyak destinasi wisata alam dan kuliner yang menarik keragaman budaya di indonesia juga menjadi magnet bagi para wisatawan untuk berkunjung. Namun selain itu negeri kita ternyata memiliki banyak warisan dari masa lalu yang hingga saat ini belum terpecahkan. Banyak peneliti dan arkeolog yang mencoba untuk memecahkan misteri yang sesungguhnya dengan berbagai teori namun tetap gagal.
Sementara masyarakat kerap menghubungkan misteri – misteri tersebut dengan hal – hal berbau mistis. Dan berikut 7 misteri dari masa lalu yang belum terpecahkan di indonesia.

Manusia Hobit dari Flores

manusia hobit flores
Manusia Hobit Flores
Selama ini kita mengetahui jika hobit adalah sejenis mahluk kerdil yang ada di film the lord of the rings. Tapi pernahkah anda mendengar jika ada manusia hobit di dunia nyata? Yaa pada 2013 lalu di sebuah gua kapur di flores, nusa tenggara timur, sekelompok peneliti dan arkeolog menemukan fosil wanita purba yang diperkirakan berusia 18.000 tahun. Yang menggegerkan ukuran tubuh fosil manusia tersebut jauh lebih kecil dari ukuran manusia purba lainnya yakni hanya mencapai 100 CM saja. Para erkeolog dunia belum menemukan titik temu tentang siapa gerangan makhluk yang unik ini. Mereka saling beradu argumen dan mengatakan apakah fosil yang ditemukan di flores ini benar – benar manusia atau jenis lain.
Namun beberapa arkeolog terkemuka menasbihkan jika sebilah spesimen tulang yang ditemukan tersebut kemungkinan nenek moyang baru manusia berjenis homo florensiasis. Diperkirakan mereka masuk ke flores dan mengalami isolasi hingga tubuhnya mengerdil.

Suku Lingon, Manusia Bermata Biru Dari Hutan Rimba Halmahera

Suku Lingon
Berikutnya adalah misteri suku lingon, manusia bermata biru dari hutan rimba indonesia. Suku lingon adalah sebuah suku yang tinggal di sekitar kepulauan halmahera bagian selatan. Mereka mendiami hutan belantara dan kadang – kadang keluar untuk mencari makan, mereka memiliki tubuh yang besar, tinggi, putih dan mata yang biru.Dilihat dari ciri fisik ,mereka bukan dari ras – ras yang ada di indonesia melainkan dari eropa. Suku ini diperkirakan dari bangsa eropa yang kapalnya karam di pesisir halmahera. Namun dugaan ini masih misteri apalagi saat ini suku lingon telah punah didaerah halmahera.
Dimasa lalu suku lingon dianggap jahat oleh penduduk lokal, mereka dianggap kanibal dan mempunyai sihir. Meski demikian banyak wanita dari suku lingon yang cantik ditangkap untuk dinikahi.\

Situs Megalitikum Gunung Padang

gunung padang
Selanjutnya adalah misteri gunung padang, gunung padang yang lokasinya berada di kabupaten cianjur, jawa barat ini merupakan situs megalitikum yang paling besar di indonesia bahkan asia tenggara. Situs ini memiliki luas wilayah 20 kali wilayah candi borobudur dan ketinggian mencapai 220 Meter. Hingga saat ini para arkeolog masih ingin menggali dan ingin menemukan fakta siapa saja orang dibalik pembuatan situs ini dan berasal dari era mana. Sejauh ini banyak peneliti yang meyakini jika usia dari situs gunung padang ini lebih tua dari candi borobudur dan seangkatan dengan piramida mesir. Tak hanya dikalangan peneliti, misteri gunung padang juga masih menjadi buah bibir dikalangan wisatawan dan masyarakat awam. Banyak orang yang sengaja datang untuk melihat langsung, selain itu karena dianggap memiliki daya magis yang sangat besar banyak orang yang sengaja datang untuk melakukan aktivitas supranatural seperti semedi, mencari wangsit dan sebagainya.

Misteri Suku Berekor dari Kalimantan

manusia berekor
Kemudian misteri dari suku berekor dari kalimantan, misteri ini bermula ketika seorang naturalis asal norwegia carl alfred menjelajahi borneo atau kalimantan pada tahun 1789. Sampai saat di kalimantan dia mendengar berita tentang adanya manusia berekor, akhirnya dia meminta jasa seseorang yang dipercaya melihat dan tau letak orang berekor yang disebut warga lokal dengan orang buntut. Lelah mencari, carl pun akhirnya menyerah. Manusia berekor tak pernah ditemukan, meski demikian banyak warga lokal yang mengatakan pernah menemui makhluk unik ini. Mereka tinggal di hutan dan hanya keluar disaat tertentu, bertemu dengan makhluk itu adalah sebuah keberuntungan.

Misteri Piramida Sadahurip di Garut

Piramida Sadahurip
Sebuah piramida misterius lainnya juga ditemukan di wilayah lain di indonesia tepatnya di garut jawa barat. Orang – orang menyebutnya gunung sadahurip, dan saat ini telah ditumbuhi banyak tanaman. Piramida ini awalnya dianggap gunung atau bukit biasa oleh penduduk setempat namun jika dilihat secara detail, bentuknya mirip limas yang merupakan ciri khas piramida. Peneliti masih melakukan pemetaan piramida ini, dugaan sementara menyebutkan jika piramida ini benar – benar buatan manusia. Bahkan usianya melebihi piramida giza di mesir yang terkenal sangat megah. Hingga saat ini piramida ini belum jelas asal – usulnya serta bangsa apa yang membangunnya.

Kapal Hantu SS Ourang Medan

Kapal Hantu SS Ourang
Selanjutnya adalah misteri kapal berhantu SS Ourang medan yang menjadi mitos mencekam di dunia perairan. Disebutkan pada juni 1947 kapal ini mulau mengarungi perairan malaka dan mulai mengirim sinyal – sinyal aneh ke beberapa kapal di daerah sumatera. Dalam pesan yang dikirimkan ke beberapa kapal, seseorang terdengar berusaha untuk meminta bantuan, terdengar suara seseorang yang mengatakan jika semua petugas mati termasuk kapten mereka dan kemungkinan semua kru juga sudah mati. Setelah jeda, tak lama kemudian suara tersebut mengatakan aku mati, itulah pesan terakhir yang didengar dari pesan itu. Kemudian sebuah kapal amerika silver star pun memutuskan untuk memeriksanya, mereke menemukan semua orang di kapal sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan tangan mereka tampak ingin meraih sesuatu.
Bahkan ketika kapal itu dibawa kembali ke pelabuhan terdekat mereka menemukan jika bagian terbawah dari kapal itu telah terbakar. Para kru kapal silver star pun segera mematikannya sebelum seluruh kapal itu meledak. Sampai saat ini tidak ada satupun yang tau apa sebenarnya yang terjadi.

Misteri Candi Borobudur

Misteri Candi Borobudur
Dan yang terakhir misteri dari masa lalu indonesia yang belum terpecahkan hingga saat ini adalah misteri yang menyelimuti candi borobudur. Diantaranya dari segi matematika, beberapa bilangan dari candi borobudur bila dijumlahkan angka – angkanya akan selalu menghasilkan angka satu. Keanehan selanjutnya yaitu berasal dari hilangnya candi borobudur akibat letusan gunung merapi, borobudur terkena letusan gunung merapi pada tahun 1006 dan akhirnya dinyatakan hilang dari peradaban. Namun tiba – tiba borobudur ditemukan kembali pada tahun 1814 didalam hutan belantara tropis. Selain itu fakta geologi yang dikemukakan para peneliti menyatakan bahwa di sekitar candi borobudur terdapat sumur yang airnya asin hanya pada titik tertentu. Diperkirakan jika candi borobudur merupakan bangunan yang didirikan di tengah danau purba. Dengan adanya keanehan tersebut, maka banyak ilmuan dari luar negeri berdatangan untuk meneliti danau misterius tersebut dengan meneliti berbagai hal yang ada di sekitar seperti sungai progo dan sungai elo. Namun belum ada sungai apapun atau sumber apapun yang mampu menguak dengan jelas bagaimana cara pembangunan candi borobudur ini.







Patung Buddha Ditemukan di Mars, NASA Tutupi Kebenaran?


Patung Buddha Ditemukan di Mars, NASA Tutupi Kebenaran?  
Jakarta - Sebuah bentuk mirip patung Buddha telah tampak dari gambar yang diambil di planet Mars. Menurut para pemburu Unidentified Flying Object alias UFO itu adalah bukti bahwa kehidupan inteligensia ada di sana.

Sebagaimana dikutip dari Mirror, Rabu, 14 Oktober 2015, badan-badan di harian UFO Sightings dikatakan, telah menemukan bentuk yang aneh itu di Planet Merah dan mereka pikir dunia harus memberikan perhatian atasnya.

"Foto ini sudah cukup meyakinkan PBB bahwa kehidupan inteligensia pernah ada di Mars, tapi NASA tidak ingin seorangpun tahu kebenaran itu, karena mereka akan diminta berbagi info dan teknologi yang mereka temukan," tulis Scott Waring, penulis di UFO Sighting.

"Ini (gambar) menunjukkan wajah dan kepala (patung Buddha) berpaling ke kanan dengan dada dan perut serta bahu yang gemuk. Sangat luar biasa rincian di foto tersebut," kata Scott lagi, menambahkan.

Menurut laman Mirror, gambar-gambar itu bukan pertama kalinya muncul 'penampakan' patung Buddha di Mars. Beberapa gambar Buddha lainnya dikatakan perbah muncul dan telah disebarkan di masa lalu.

Bahkan, dikatakan baru-baru ini hal-hal lain juga ditemukan di Mars di antaranya sendok melayang, rumah kepiting, dan stonehenge (monumen megalitik di Salisbury Plain di Wiltshire, Inggris) versi Mars

hobiqq.poker

hobiqq.poker
 

Welcome To WorldHobi Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino